Tampilkan postingan dengan label Gramedia Pustaka Utama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gramedia Pustaka Utama. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Mei 26, 2018

[Book Review] Breaking Point by Pretty Angelia Wuisan


Judul: Breaking Point
Penulis: Pretty Wuisan Angelia
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: 2017
Tebal: 240 halaman
 
Geta, 17 tahun
Gue terpaksa ikutan program Paket C karena dikeluarin dari sekolah. Mungkin lo semua heran mantan ketua OSIS kayak gue bisa tersandung kasus berat. Ini masalah prinsip dan gue yakin, gue nggak bersalah. Sebenarnya gue sempat malu karena gue pikir bakal ketemu sama orang-orang gagal. Namun setelah masuk kelas itu gue tahu ..., kata gagal nggak tepat diberikan untuk mereka.

Vierro, 18 tahun
Nggak ikut UN gara-gara nggak bisa ninggalin kompetisi catur di Roma. Tetangga ada yang nyeletuk, sepenting itu pertandingan gue sampai rela ikutan Paket C yang isinya orang-orang payah? Seenaknya aja dibilang payah. Gue jelasin juga akan percuma. Gue tahu sebenarnya mereka memang nggak suka sama gue yang punya banyak uang gara-gara catur doang.

Daniar, 17 tahun
Penyakit ini nggak akan mengambil semua dariku. Aku bakal sembuh dan kejar cita-citaku dengan sekolah setinggi-tingginya. Program paket C membantuku mewujudkan hal itu.

Bogel, 20 tahun
Gue emang dulu bandar narkoba, keluar-masuk penjara. Terus, lo pikir gue nggak boleh punya ijazah?! Enak aja lo ngomong!

Aseli, baca blurnya bawaannya kepengin adopsi novel kedua karya Kak Pretty Wuisan yang aku punya setelah Fall for Fangirl. Bener-bener dibuat penasaran seperempat snewen (read: snewen kepengin cepet-cepet baca novelnya) juga pas baca blurbnya. Okay, bagi kalian yang kepo dengan novel Teenlit yang super duper keren ini, yok baca review lengkapnya. Happy reading^^

Geta, seorang cewek cerdas yang mempunyai sikap tegar, pendiriannya kuat dan tidak mudah putus asa. Idola bangetlah pokoknya Geta ini.
Daniar, dengan sikap super duper semangatnya mengikuti kelas Paket C untuk meraih cita-citanya, walaupun dengan keadaan yang kurang sempurna.
Vierro, cowok keren dengan segudang prestasi dengan permainan caturnya, cowok mandiri dan remaja tajir yang mempunyai banyak uang dari kompetisi catur yang dimenangkannya.
Bogel, dengan pengalaman kelamnya yang beroptimis akan mempunyai Ijazah melalui jalur Paket C ini. Masalalu tidak menyurutkannya untuk putus sekolah begitu saja.

"Dikeluarin dari sekolah? Yang bener aja! Gue nggak salah kok!" Hal 30
Geta, seorang siswi berprestasi dipaksa mengakui kesalahan yang tak pernah dibuatnya. Sontak saja Geta tidak terima dengan tuduhan itu, tapi ada bukti kuat yang mengarah bahwa Geta adalah pelakunya. Cewek tegar itu disudutkan oleh dua pilihan yang jelas saja akan memberatkannya; memilih bertahan tapi mengakui kesalahan yang Geta tidak pernah perbuat atau dikeluarkan dari sekolah padahal UN sudah didepan mata. Dan Geta memilih pilihan kedua, daripada harus meminta maaf untuk kesalahan yang tidak pernah dilakukannya, Geta memilih keluar dari sekolah demi mempertahankan kebenaran.
"Orang usil memang ada dimana-mana dan mereka hanya mampu jadi bayangan." Hal 25
Pertahanan Geta sebagai anak yang tegar melemah ketika orang-orang disekitar rumahnya menyalahkan ketidakmampuan orangtua Geta dalam mendidik anaknya. Disini mulai ngerasa empati ke Geta, can u imagine? Anak 17 tahun sudah kesandung kasus berat banget. Iya menurut aku ini kasus yang sangat berat karena berurusan sama masa depan, banyangin aja kasus itu sampai menyeret seseorang keluar dari sekolah. Dalam keadaan seperti itu Geta butuh sosok sahabat yang mendengarkan keluh kesah dengan masalah besar yang sedang dialaminya, Rajen adalah sosok yang dibutuhkan oleh Geta pada waktu itu. Geta tidak mau terpuruk dengan keputusannya keluar dari sekolah. Geta menata rencana untuk masa depannya. Paket C adalah jalan satu-satunya untuk Geta mendapatkan Ijazah SMA.
"Breaking point itu salah satu istilah psikologi. Diartikan sebagai keadaan saat seseorang sedang jatuh sejatuh-jatuhnya. Ibaratnya kalian tenggelam di lautan terdalam di dunia." -hal.159
Breaking Point menceritakan tentang persahabatan, sikap optimis meraih cita-cita walaupun tidak mudah untuk meraihnya, juga penghianatan. Persahabatan yang bisa ditemukan pada teman-teman baru Geta, walaupun dengan latar belakang yang sangat jauh berbeda namun saling menguatkan satu sama lain membuat persahabatan mereka sangat melekat erat. Tentang perjuangan meraih cita-cita, aku nggak akan bilang bagaimana perjuangan para tokoh meraih cita-citanya masing-masing karena dengan membaca blurbnya saja kalian bisa menyimpulkan sendiri. Dan tentang penghianatan yang membuat Geta merasa sangat terpukul, tidak menyangka bahwa penghianatan bisa dilakukan oleh orang yang benar-benar... Ah sudahlah kalo diceritain jadi keinget pas baca, kegemesan sendiri nebak-nebak siapa pelakunya. Padahal udah yakin pelakunya si itu eh pas baca lagi bukti mengarah ke pelaku baru... terus baca lagi, tebakannya balik ke pelaku awal.. udah ada dipuncak kegemesan sendiri sampe baca dengan suara nyaring. Haha. Alhamdulillah, nemu titik terang siapa pelakunya... baca lagi... yang tadinya yakin, keyakinan jadi turun lagi. Kena tipu lagi. Kena tipu mulu. Kena tipu terus.

Keputusan Geta mengambil kelas Paket C yang awalnya sempat Geta ragukan, karena berpikir akan bertemu dengan orang-orang gagal ternyata tidak terbukti dan malah membawanya bertemu dengan orang-orang baru yang tidak tepat menerima sebutan "orang-orang gagal". Paket C ini sangat membantu bagi Geta, Daniar, Vierro, dan Bogel untuk mempunyai Ijazah SMA, yang mereka butuhkan. Misalnya, Geta yang butuh Ijazah SMA untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.
Ini memang bukan kali pertama membaca novel dengan genre serupa novel Breaking Point, tapi membaca novel dengan tema semacam Breaking Point ini jadi kali pertama, briliant theme Kak. Good job. Daebak. Thumbs 

 
Untuk tema yang bagus baget, tulisan yang lulus dari typo, blurb yang narik minat baca /love for first sight/ dan cover yang cantik. Oiya, buat gombalan Kang Vivi aka Vierro yang berhasil bikin senyam-senyum tiap kali baca gombalannya ke Geta, padahal Geta yang digombalin tapi ikutan baper juga. Terimakasih Kak Pretty  Wuisan yang sudah menciptakan tokoh-tokoh hebat seperti Geta, Vierro, Daniar, dan Bogel.

Selasa, Mei 17, 2016

[Book Review] The Princess in Me by Donna Rosamayna

Judul: The Princess in Me
Penulis: Donna Rosamayna
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 269 Halaman
Kategori: Teenlit
ISBN: 978-979-22-8701-1

  Sinopsis  
 Ada tiga hal yang sangat disesali oleh Pri dalam kehidupannya; namanya, bentuk tubuhnya, dan kampusnya.

Andai Papa dan Mama  tidak menamakannya Princess, pasti tidak ada seorang pun yang menertawakannya saat dosen sedang mengabsen. Kalau bentuk tubuhnya indah seperti Ditya sahabatnya, pasti Ryan tidak menjatuhkan pilihannya kepada Vivian, cewek cantik yang angkuh itu.  Dan, kalau saja Papa miliuner, tentu dia bisa kuliah di jurusan fashion design yang lumayan mahal itu, bukannya di fakultas hukum yang setengah mati membosankan ini.

Tapi segala sesuatu yang dimiliki seseorang akan terus dibawa sampai dia mati, kan? Buat apa disesali? Yang bisa kita lakukan hanya menerima kenyataan itu atau berusaha mengubahnya. Dan Pri memutuskan untuk melakukan pilihan yang kedua.

  My Thought  
The book about...

The Princess in Me menceritakan kisah seorang gadis yang mempunyai dua masalah yang menurutnya dari kedua masalah itulah muncul masalah-asalah yang membuat hidupnya terlihat begitu menyedihkan. Pertama, dia mempunyai berat badan yang tidak ideal. Kedua, dia merasa nama pemberian dari orangtuanya sejak lahir sangat tidak cocok untuk dirinya. Dari kedua masalah tersebut serta ditambah Pri tidak memiliki wajah yang tidak cantik bak seorang model sangat tidak sesuai dengan namanya, Princess Anandhita. Pri sangat malu jika harus menyebut namanya. Dan karena berat badan yang tidak ideal serta wajah yang tidak cantik itulah Pri selalu gagal dalam percintaannya. Ketika Pri menyukai seseorang, hanya rasa patah hatilah yang Pri terima sebelum Pri mengutarakan perasaannya. Seperti kalah sebelum berperang. Kedua masalah tersebut seperti sebuah kutukan baginya.
"Putri Tidur tertidur seratus tahun karena menunggu cinta pangeran, sedangkan aku menangis seratus tahun karena telah dicampakkan oleh cowok yang sama sekali bukan pangeran... ironis sekali!!!" Hal 14
Characters

Princess. Seorang gadis yang berusia 18 tahun yang sedang menjalani study jurusan Hukum disalah satu Universitas di Jakarta. Dia lebih suka dipanggil Pri daripada Princess. Pri mempunyai sifat pantang menyerah . Terbukti ketika Pri mampu menurunkan berat badannya diangka yang ideal. Pri juga mempunyai skill terpendam yaitu merancang busana. 

Ditya. Seorang model sekaligus sahabat Pri yang sangat mengerti keinginan dan kebutuhan sahabatnya itu. Ditya yang berperan penting dalam membantu proses menurunkan berat badan dan mengubah penampilan Pri. Seolah, Ditya adalah mesin pembantu dalam segala hal penampilan Pri.

Frans. Teman masa kecil Pri. Untuk waktu yang cukup lama mereka tidak lagi bertemu satu sama lain. Ketika mereka ditakdirkan bertemu kembali, awalnya mereka saling tidak mengenali, karena keduanya sudah sangat berubah. Jelas saja, terakhir kali mereka bersama sejak duduk dibangku Taman Kanak-Kanak.

Bagaimana perasaan kalian jika ada cowok yang mendekati kalian hanya ingin memanfaatkanmu saja? Cowok itu mendekatimu agar dia bisa dekat dengan sahabatmu. Apa yang akan kamu lakukan jika kalian berada diposisi seperti itu? Pri merasakan pahitnya akan hal itu. Mungkin hanya itu saja review yang bisa aku tulis. Kalau kalian penasaran bagaimana cerita Pri keseluruhannya. Buruan beli dan baca novelnya. Ehe^^

Senin, Februari 01, 2016

[Book Review] The Unbroken Vow by Kezia Evi Wiadji


Judul: The Unbroken Vow
Penulis: Kezia Evi Wiadji
Genre: Amore
Desain Cover: Marcel A.W.
Tebal: 232 Halaman
Terbit: 2015
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1963-6

The Blurb

Diusianya yang masih muda, Ivy Sutedja boleh berbangga diri. Ia memiliki semua yang diimpikan oleh wanita seusianya. Usaha bridal yang mapan, putri cilik yang menggemaskan, dan kehidupan tenang bersama laki-laki tampan yang bernama Ethan Wicaksana.

Sampai suatu hari, guru anaknya, berada diantara dirinya dan Ethan, mengguncang kehidupan nyamannya. Kemudian muncul laki-laki lain yang menawarkan bahunya untuk Ivy bersandar, terutama ketika teror masa lalu menincar nyawanya.

My Thought

The Book About...

Berkisah tentang seorang wanita tegar yang sudah mempunyai usaha yang terbilang mapan untuk seusianya, Ivy Sutedja. Ia menekuni usaha bridalnya dari nol hingga bisa dibilang sukses untuk sekarang ini. Ivy juga bisa dikatakan wanita yang sangat beruntung, ia memililiki Ethan sekaligus memiliki malaikat kecil yang begitu menggemaskan; seolah mereka berdua pelipur lara bagi Ivy. Semua orang boleh melirik dengan tatapan envy kearah Ivy.

Tetapi didunia ini tidak ada yang sempurna. Itu yang terjadi didalam kehidupan Ivy. Mempunyai usaha yang sukses, teman hidup yang setia serta anak yang begitu menggemaskan. Itu tidaklah cukup baginya. Seperti ada yang menghilang dalam hidup Ivy. Begitu berarti.

Mungkin, Ivy mengetahui apa yang hilang dalam hidupnya, tapi apa Ivy bisa mengembalikan sesuatu yang hilang itu dengan utuh seperti sedia kala? Apa Ivy bisa terus menerus menjalani kehidupan dengan sesuatu yang hilang itu? Apa Ivy bisa bersahabat dengan keadaan yang sebenarnya tidak mau ia jalani?


'The Unbroken Vow' adalah karya kak Kezia sekaligus novel amore yang pertama yang pernah aku baca. Bagi yang awam seperti aku, yang belum familiar dengan genre ini fyi (for your information): Amore adalah novel dewasa yang menampilkan kisah roman dalam negeri.  Sc: google.com
Alur ceritanya dari bab satu ke bab selanjutnya sangat mengalir. Dari bab-bab awal konflik amat tidak kentara. Tentang keluarga bahagia. Orangtua yang meskipun disibukkan dengan pekerjaannya masing-masing tetapi tidak lupa dengan anaknya yang baru menduduki bangku TK. Ivy dan Ethan membuat jadwal bergantian untuk mengantar serta menjemput Cindy disekolah. Diawal bab sampai mendekati bab pertengahan pembaca akan mengira bahwa ini tentang keluarga yang sangat harmonis.Tapi setelah membacanya, aku dikejutkan dengan sebuah kenyataan yang sebelumnya tidak pernah terduga. Dihalaman *lupa* ada adegan yang sangat menyebalkan. Antara Ethan dan Sally. Aku hampir mengutuk mereka berdua. Aku kira Ethan dan Sally berselingkuh. Akhirnya aku melanjutkan membaca tiap lembar untuk menjawab rasa penasaran yang diselimuti rasa kesal. Setelah menemukan jawabannya, aku senyum-senyum sendiri dan menutup mukaku dengan novel karena saking malunya. Aku berhenti sejenak membacanya. Aku salah paham dengan hubungan mereka berdua. I'm so sorry. Ethan. Sally. Malu banget sama mereka berdua (/.\) Okay stop ini udah mulai spoiler. Bagi pembaca yang penasaran dengan kisah Ivy dan Ethan, segera deh beli novelnya. Recommeded banget novelnya :^)

Ohiya, masih ada typo juga, contohnya dihalaman 75 Ethan Wicaksono yang seharusnya Ethan Wicaksana. Udah cuma dibagian itu saja typo nya. Selebihnya, sangat aman dari kata typo.

Worth 3 of 5 ^^
 
Designed by Beautifully Chaotic