Tampilkan postingan dengan label Books Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Books Review. Tampilkan semua postingan

Jumat, September 26, 2025

[Book Review] Sentimentalisme Calon Mayat by Sony Karsono

Penulis: Sony Karsono
Penerbit: Anagram
Editor: Hamzah Muhammad & Doni Ahmadi
Penyelaras Akhir: Doni Ahmadi
Desain Sampul & Tata Letak: Fitriana Hadi
Halaman: vi+147 halaman
Ukuran: 14 x 20,3 cm
Cetakan: Kelima, Oktober 2024
ISBN: 978-623-99244-2-3

Biasanya sih aku skip baca blurb, tapi kayaknya kalian yang mau baca buku ini WAJIB baca blurbnya dulu deh. Walaupun buku ini masuk wishlist super kilatku /baca satu review langsung CHECKOUT/ tapi ini rasanya kayak kena PRANK. Bukan karena bukunya nggak bagus! Untuk pembaca aliran Romance Comedy GARIZ KERAZ sepertiku, buku ini mengguncang logikaku. Kalau Gen Z bilang sih KENA MENTAL (つ╥﹏╥)つ

The Blurb
"[...] cerpen-cerpen ini mengusung tema-tema yang tampak melampaui masanya dan tetap terbaca sebagai sesuatu yang segar dan relevan dalam [konteks] kekinian."
- Dewan Juri Anugrah Sutasoma 2023

Cerita-ceritanya menyeruak ke masa depan. Bertemakan psike dan batin manusia modern yang digarap dengan baik. Alur cerita yang sering tidak terduga dan nyeleneh di luar ekspetasi pembaca, tidak formulatif, serta gaya bertutur yang khas, membedakannya dari buku kumpulan cerita yang lain. Cerita-ceritanya bertemakan yang aneh, tak umum bahkan fantastis, ditambah karakter prosa yang grotesk, karnivalesk dan kerap vulgar menjadikannya semacam weird fiction-genre yang tidak banyak digarap dalam sastra Indonesia. [...] Selain itu ada ikhtiar bermain-main dengan bentuk, tidak biasa saja seperti cerpen umumnya. Kumpulan cerpen ini membuktikan cerita bisa ditulis secara canggih dengan struktur yang kompleks, dengan konstruksi yang tak biasa. Ini yang membuat teks Sony lebih unggul.
- Dewan Juri Penghargaan Sastra Kemdikbudristek 2023

"Cerita-cerita pendek ini memusatkan pemaknaannya pada pembelaan terhadap tubuh sebagai entitas yang terlindas oleh pikiran yang "platonis", yang berbasis pada jiwa, roh, ide, perasaan. Pemusatan dan pembelaan terhadap tubuh ini membawa cerita-cerita Sony Karsono ke dua masalah inheren: Kematian dan Seks. Semuanya menjadi hal yang tertekan, dilecehkan, dijauhi, dan dilupakan. Dan cerita-cerita pendek dalam kumpulan ini mencoba mengangkatnya kembali, menghidupkannya, dan memujanya."
- Majalah Tempo

The Characters
Semua karakter di KUMCER ini Gi-La. Pembaca ikutan menggila. Penulis ketuanya #EH
IN A GOOD WAY LHOOO YAAA~ ヽ(°〇°)ノ

Biasanya di part karakter aku paling nyap-nyap banget, tapi kali ini pengecualian, di buku ini aku nggak sanggup untuk jabarin satu persatu gimana karakter yang ada di bukunya. Tapi yang jelas ada satu kesamaan yang kentara sekali, seolah penulis memiliki benang merah untuk ke-8 cerita—mau segila apapun ceritanya, karakternya harus tampil lebih gila OHOHO (งツ)ว

My Thought
First impression aku sama buku ini... GGS /Gila Geuleuh Sinting/ ヾ(。ꏿ﹏ꏿ)ノ゙

Tebal bukunya kurang dari 200 halaman, tapi bikin aku ngos-ngosan banget bacanya. Bukan karena ugal-ugalan bacanya, tapi pembahasan dalam kumcer Om Sony ini berat sekali buatku. Berat karena isinya dan juga aku tipe pembaca yang suka bahasa kalem, sedangkan buku ini menyuguhkan bahasa yang frontal. Shik Shak Shok banget baca kata ta*, gob***, bang***. Nggak bisa dipungkiri sih dalam hati aku ikut mengiakan dengan karya sebebas ini. Anehnya aku merasa plong bacanya. Om Sony, ajari aku mengumpat dong (੭˃ᴗ˂)੭

Selain first impression GGS-ku itu, kumcer ini bikin aku mangap-mangap kayak ikan dipaksa keluar sarangnya. Tapi sialnya aku suka sekali dengan gaya menulis Om Sony—liar, vulgar, jenaka, dan berani. Buku ini seperti bahan bakar untuk membangunkan imajinasi terliar pembaca, tapi tetap masih dalam lingkaran realita yang ada.
"Ya, aku mencengkeram pagar makan bapak sambil mengunyah kembang dan menggumamkan rancauan paling cengeng sedunia. Bapak tak menjawab. Aku jengkel. Ingin kubongkar makamnya, lalu kugantung rangka Bapak di lemari pakaian dan kujejalkan radio ke dalam rahangnya. Supaya ia bicara lagi, menyanyi atau membaca ramalan cuaca." — Sentimentalisme Calon Mayat, Halaman 3

Di cerpen yang lain membahas hal serupa, tentang hubungan seorang Bapak dan anak laki-laki.

"Sebelum ajalku tiba, aku ingin dia temani aku. Aku sayang padanya. Tapi, seperti sering terjadi, cinta ayah gagal diungkapkan."  Seikat Kembang Egois, Halaman 44

Kasih sayang yang nggak tersalurkan itu bibit penyesalan di kemudian hari. Aku bisa merasakan kesedihan Johan saat ditinggal ayahnya pergi dalam keabadian. Begitu pun ketika penulis membahas tentang penyesalan seorang ayah yang nggak bisa menggungkapkan rasa sayang kepada anaknya. Ada banyak diluar sana sosok Johan dan Bapak di kehidupan nyata.

"Buat apa nama? Tapi, orang yang bakal dipancung mungkin perlu tau nama siapa algojonya." — Meteorit, Halaman 12

"Sukra, aku bersimpati kepadamu. Sumpah. Tapi, aku bukan produk serius. Aku lelucon pornografi sibernetik."  Sukra, Halaman 30 

"Kita butuh hiburan. Hiburan cerdas kadang kejam."  Tirai, Halaman 64 

Di beberapa part humor Om Sony, jujurly, otakku kadang nggak nyampe. Sempat nge-freeze dan bergumam "Oh, ini lagi sarkas, ya?" Tulisan Om Sony ini saking canggihnya, mau bikin pembaca ketawa tapi harus mikir dulu (read: kalau pembacanya kek gue) /NP: krik krik krik/ dan BOOOOM AWOKAWOK perpaduan orang lucu dan pinter jadi satu itu melting-lah aku dibuatnya! LO LUCU BANGET, OM. Saranghaeyo! ( ๑ ˃̵ᴗ˂̵)و ♡

"Kalau hidup hanya siksa, kalau harap selalu patah, kalau kau terlalu licik untuk dicinta, maka kucinta maut, Sita. Maut selalu pasti, selalu setia, tak jemu menunggu." — Sentimentalisme Calon Mayat, Halaman 6

"Berbaringlah di sampingku. Peluk tubuhku erat-erat, sepanjang malam. Ada magma di tubuhku. Boleh kupinjam tubuhmu sebentar?"  Melankoli, Halaman 21 

"Di sini, sembunyi di balik bangku dan meja, aku jadi patriotik kembali. Bangunlah jiwanya! Bangunlah badannya! Untuk Indonesia Raya! Di kelaminku, tempat benih bangsa diproduksi, api berahi tiba-tiba bangkit bergejolak. Biasanya, kidung bangsa menyihir orang jadi heroik, siap menjagal dan siap dijagal, tapi di sini, sekarang, kidung itu menjadikanku erotis, siap kawin, siap berkembang biak. Marilah kita berseru: Indonesia Bersatu! Surabaya Johnny, Halaman 129

Pembahasan cinta di kumcer ini agak suram nyerempet gila. Tapi di sisi lain diksinya megah dan indah sekali, enak dibaca dan menguras logika untuk memahaminya. Kalau kalian berharap dibuat salting brutal karena pembahasan cinta di kumcer ini, buku ini bukan target baca kalian. Tapi kalau kalian "betah" diajak dengan permainan kata Om Sony, buku ini maju paling depan.

Sungguh mind blowing sekali tulisan Om Sony ini. Kok bisa ya kepikiran nulis kayak gini? Aku nggak mau ngang ngong sendirian.

"Kami memang pasangan damai dan setia, seperti suami-istri di brosur iklan asuransi jiwa. Aku tak pernah menghardik istriku. Dia tak pernah mengumpatku. Hari-hari pergi tanpa suara. Rumah selalu tenang, teramat tenang. Namun, pada ulang tahun ke-39, kami sadar semua itu sekadar kebiasaan, yang rapi dan saksama, bahkan begitu sempurna hingga kami mati rasa."  Insomnia, Halaman 50

"Karena, seperti biasa, "Tiada kabar, berarti kabar baik."  Insomnia, Halaman 51 

Jago banget Pak, satirnya. HAHAHA \( ᐖ)/

Nggak tau kenapa ada rasa emo saat baca cerpen Insomnia. Kasihan, tapi juga ngeri. Sendu, tapi juga ingin mengumpat. Sehabis baca Insomnia ngerasa hampa banget. Butuh waktu untuk mencerna bab ini, sebelum lanjut ke cerpen selanjutnya.

Cerpen keenam ini GONG BETUL, ANEH POL, tapi ini yang jadi cerpen favoritku ٩(ˊᗜˋ*)و ♡

"Aku tak sudi tunduk pada Sang Komandan yang memerkosa tubuhku dengan aba-aba militeristis."  Surabaya Johnny, Halaman 128

Gaya menulis Om Sony yang slengean ini menyimpan jutaan kritik di dalamnya. Bagaimana Om Sony sangat lihai menyindir kehidupan sehari-hari dengan cara yang unik bin aneh. FREAK!!! sampai melotot dan beberapa kali nutup buku aku dibuatnya. Cerpen-cerpen yang Om Sony tulis dari tahun 1995 sampai 2002 ini nyatanya masih sangat relevan di kehidupan sekarang ini.

  1. Sentimentalisme Calon Mayat, potret seberapa asingnya hubungan Bapak dan Anak yang nggak membangun komunikasi yang baik. Kesedihan seorang laki-laki dianggap tabu, maka di pendamlah rapat-rapat kesedihan itu sampai waktunya meledak-ledak.
  2. Meteroit, sebuah kritik atas kejadian nasib buruh pabrik yang dibungkam kapitalisme bar-bar.
  3. Melankoli, penyesalan seorang laki-laki atas pernikahannya. Di akhir cerita bikin aku melongo, sambil bergumam, memang ada benarnya cinta tak selamanya indah, tapi apa iya efeknya bisa se-maha-dasyat itu? Ngilu banget bacanya.
  4. Sukra, bagai penyelamat setelah baca ketiga cerpen sebelumnya yang terlampau gila, Sukra ini bagai angin segar bikin napasku lega dan terhibur bacanya. Kocak banget interaksi Sukra dan Dr. Sbaitso. Mengocok perut sampai terkencing-kencing.
  5. Seikat Kembang Egois, kalau kata aku sih bukan egois lagi ini mah namanya, tapi durhaka. Bagaimana bisa seorang anak lebih memilih cintanya yang nggak seberapa menyenangkannya itu, dibanding kasih sayang orangtuanya.
  6. Insomnia, kalian harus tau siapa yang jadi istrinya. Mental breakdance bacanya HAHAHA
  7. Tirai, seru banget, page turner! Kayak lagi nonton film thiller bacanya.
  8. Surabaya Johnny, nasionalisme ala bocah gendeng!
5/5untuk buku super duper absurb ini~

Sabtu, Maret 08, 2025

[Book Review] HEY 224 by Kezia Cecilia

 

Penulis: Kezia Cecilia
Penerbit: Choko Puslisher
Halaman : 224 halaman
Cetakan : Pertama, 2023
Editor: Leta Mae
Perancang sampul: Jeasy_art
Tata letak isi: Deya

Berhubung blurb buku ini nggak ada, jadi aku bahas karakter yang ada di novelnya aja ya (๑˃̵ᴗ˂̵)و
The Characters
Hosea Zurreh, dari namanya aja nampak ketampanannya. Hosea ini Antartika versi manusia. Nggak suka basa-basi. Ngomong ala kadarnya, ada ungkapan nggak boleh mubazir makanan, nah kalau Hosea nih, dia anaknya nggak mau mubazir kata-kata. Tajir, suka jajanin Kiel dan punya alat musik lengkap di rumahnya. Layanan 24 jam Kiel kalau mau cerita-cerita. Penganut "talk less do more". GENTLEMAN.

Kiel Harold, percayalah kalau Kiel nggak ngomong lebih dari semenit berarti dunia sedang tidak baik-baik saja. Anaknya demen banget ngomong! Suka ngobrolin hal-hal random. Isi kepala Kiel rame banget ngalah-ngalahin pasar kayaknya deh. Ceria banget anaknya, HAPPY VIRUS! Punya humor yang masuk ke semua kalangan. Sayang banget nggak banyak part Kiel, Gerald dan Gio nongkrong bareng. Kalau mereka di gabungin bakal triple kill abis sih bikin ngakak terus. Fighter Sejati, tau kapan harus berjuang dan kapan harus berhenti. 

Gerald & Gio, dua sahabat sejati Hosea. Mereka kasih julukan buat ketiganya Perjaka Komplek, karena rumah ketiganya bersebelahan dan mereka sahabatan dari masih kecil. Ketiganya punya hobi yang sama yaitu bermusik. Kalau dari gambaran narasi dalam novelnya, aku jamin mereka cowok-cowok keren yang ngehits abiezzz! Gerald dan Gio kocak banget anaknya, celetukan keduanya nggak absen bikin aku ketawa. Support system terbaik Hosea. Gerald dan Gio kebal akan sifat cuek bin jutek Hosea—si manusia kulkas dua pintu.

Rai, sahabat satu-satunya Kiel. Rai omongannya pedes banget! ngalah-ngalahin bon cabe level 30. Terutama kalau lagi ngasih petuah ke Kiel tentang Hosea. Kalau di ibaratkan sesuatu, Rai ini mirip korek api kayu. Kalau di nyalain, kebakaran deh rumah tangga orang. Tapi kalau ada yang nyakitin Kiel, Rai bakal jadi garda terdepan. Rai itu orangnya realistis, nggak semua hal tok di nilai cuma pakai hati. Sahabat yang pas buat jadi pelindung Kiel yang bucin mampus.

My Thought
Hey 224 memiliki premis cerita yang klise—tentang percintaan anak putih abu-abu, Hosea Zurreh dan Kiel Harold. Hosea yang minim kata, bertemu dengan Kiel yang kalau Hosea ngomong "iya" di jawab sama Kiel seratus kata bisa jadi genap jadi seribu. Kiel yang punya love language words of affirmation, sedangkan Hosea acts of service. Kebayang ya kisah cinta dua anak remaja ini akan gimana. Hosea akan lebih pilih beliin Kiel gitar yang ngabisin uang tabungannya, ketimbang bilang "i love you" atau kalimat romantis sejenisnya. Ya nggak apa-apa juga sih, soalnya Hosea tajir (๑•͈ᴗ•͈)

Di awali dengan Kiel yang naksir Hosea duluan, mereka satu kelompok waktu MOS. Kiel bilang Hosea good looking, itu yang bikin Kiel akhirnya punya misi ngejar-ngejar Hosea setelah resmi jadi siswa di SMA Glorious. Misi pengejaran Hosea terbukti dilakukan Kiel, di mulai dengan caper ngajak Hosea ngobrol hal-hal random yang ada di kepala Kiel. Eh itu termasuk ke misi Kiel nggak ya? Soalnya Kiel kan memang hobi banget ngomong anaknya. Bahkan mereka sering chatan, ya walaupun di balas Hosea sekenanya.

Beda kelas nggak bikin Kiel kehabisan cara buat absen muka di depan Hosea. Misalnya curi pandang ke kelas Hosea, berdesakan di depan ruang musik buat nonton Hosea latihan bareng bandnya. Oh iya, Hosea, Gerald dan Gio ini bisa di bilang lumayan populer di SMA Glorious, karena mereka mahir main alat musik. Kalau ada yang bilang Perjaka Komplek ini jadi siswa kebanggaan sekolah, aku rasa nggak berlebihan karena kenyataannya memang iya. Hosea, Gerald dan Gio bahkan punya nama band yang keren—THOUSANDIZE.

Tapi misi Kiel ternyata nggak semulus jalan tol, Kiel lihat Hosea berduaan sama seseorang. Kiel kira harapannya sudah pupus, akhirnya Kiel pamit undur diri dari jajaran fans Hosea. Meninggalkan misinya yang sudah di susun rapi dan menggebu-gebu itu. Galau deh tuh si Kiel. Keabsenan Kiel bikin Hosea kayak ada yang kurang dan sadar bahwa dirinya sudah terbiasa dengan kehadiran Kiel. Kenyataan lainnya ternyata Hosea juga punya perasaan yang sama dengan Kiel. Singkat cerita mereka akhirnya pacaran. Cara Hosea nembak Kiel nggak biasa, terbilang unik juga romantis. Gimana Kiel nggak langsung bilang iya, seolah galau Kiel sebelumnya menguap dan hilang mengudara.

Masuk nih ke masa-masa Kiel dan Hosea pacaran ala-ala anak remaja pada umumnya. Yang bikin jiwa skeptisku meraung-raung ٩(ˊᗜˋ*)و  Btw, fotonya di klik dulu ya biar nggak blur!
ala sia boi boi (っ- ‸ -)っ

oh jadi ini konsepnya suka duka di tanggung bersama. oke sip dah👍
waduh ngeri juga ini si Hosea kalo cemburu ٩( ᐛ )و

bisa-bisanya ini si Kiel nolak diajak makan. jangan bilang abis ngedate minta kerokan. Kiel kekenyangan cinta si Hosea kayaknya *uhuk
Apa kisah cinta mereka bebas dari konflik? Oh tentu tidak. Hubungan tanpa konflik bagai sayur sop kehilangan wortelnya. Hosea yang minim kata menjadi bibit perselisihan dengan Kiel. Misalnya Kiel sudah mulai mempertanyakan kenapa Hosea nggak pernah cerita tentang dirinya. Bahkan rumah pacarnya dimana Kiel nggak tahu. Seenggak terbuka itu Hosea orangnya. Jadi Kiel sedih, pacaran 3 tahun, tapi hal sekecil tahu alamat rumah Hosea pun nggak.

Aku juga kalau jadi Kiel ada perasaan tersinggung sih. Ya wajar malah muncul pertanyaan baru di otak Kiel. Berbanding terbalik sama Kiel, hal sekecil apapun pasti cerita ke Hosea. Padahal hal-hal sederhana kayak cerita-cerita random gitu bikin pasangan merasa dibutuhkan. Semacam jadi sandaran dan di percaya sebagai someone special. Hosea nggak ngelakuin hal itu. Nggak ke Kiel, pun nggak ke semua orang karena Hosea punya trust issue yang ngebentuk dirinya kayak gitu.
Kiel ngambek karena belum pernah di cipok Seose. hadeh anak muda! (੭˃ᴗ˂)੭
Lalu, sebenarnya Hosea sayang Kiel nggak sih? Eits! Buang jauh-jauh pikiran Hosea nggak sayang Kiel. Hosea rela ngantri walaupun sepanjang jalan kenangan, demi kebagian brownies kesukaan Kiel di kantin. Hosea rela babak belur, karena ada yang merendahkan harga diri Kiel. Hosea rela pinjam topi sohibnya, karena Kiel suka lihat Hosea pakai topi itu. Dan masih banyak lagi, hal-hal sederhana yang tak kasat mata dilakuin Hosea demi menyenangkan sang pujaan hati. Semua itu dilakuin Hosea tanpa sepengetahuan Kiel. Perkara tulus, Hosea nggak diragukan lagi.

Apa konfliknya selesai sampai disitu? Jangan harap! Semesta terlalu sayang Kiel dan Hosea, makanya semesta banyak bercanda dengan hubungan keduanya. Persoalan-persoalan yang lebih krusial hadir di tengah-tengah hubungan mereka. Bagai badai angin di tengah gurun Sahara. //WADUH BERAT BERAT// >.<"
Kiel dengan segudang maunya dan Hosea (gombal) Zurreh
"(-⌓-) 
Disini aku setuju sama Kiel. Perasaan seseorang nggak tetap. Kiel takut kemungkinan-kemungkinan yang  akan terjadi. Sedangkan Hosea menenangkan dengan kata-kata yang menurut Kiel nggak banyak membantu. //interupsi// Lagian Kiel, memangnya ada yang bisa menjamin masa depan?
"Tapi kan semua orang bisa pindah rumah kalo udah nggak nyaman. Artinya gak ada yang mustahil. Atmosfer aja bisa ditembus, Se. Apalagi kamu." - Halaman 202

Aku suka ada kalanya Kiel memandang cinta dengan realitas. Pengajaran Rai berhasil menembus jiwa bucin yang ada dalam diri Kiel yang mendarah daging itu. Ah, atau mungkin Kiel sudah paham bagaimana cara menghadapi cinta dengan logika yang sehat. 3 tahun bersama Hosea cukup mengajari Kiel tentang bagaimana cara jatuh cinta sedalam-dalamnya dan juga kapan saat harus menyelamatkan diri sendiri. Di sudut pikir lain,  sebesar apapun cinta Hosea pada Kiel, ada titik dimana ia merasa insecure yang disebabkan oleh trust issue yang dimilikinya. Keraguan-keraguan itu terjadi bukan karena cinta mereka sudah mulai pudar, melainkan lahir dari rasa sayang yang semakin dalam satu sama lain.

Sebenarnya trust issue apa sih yang melilit Hosea? Apa Hosea dan Kiel mampu tetap saling menyatu? Meskipun badai dalam hubungan mereka seolah silih berganti tanpa jeda.

⋆.˚✮♬✮˚.⋆ 

Worth to read ⸜❤︎⸝‍ 

3.5/5⭐ Karena sudah bikin aku mesem-mesem ikutan salting. Seru bacanya! Tapi kenapa ya fontnya dibuat semini itu? Nggak ramah di mataku yang minus ini natap lama-lama. Aku juga punya 3 buku sebelumnya dari Choko Pubsliher, tapi font dan jaraknya masih aman. Wah terima kasih juga ya membaca novel ini ternyata bikin aku sadar, ada pembahasan cinta yang bikin aku skeptis. Banyak momen yang bikin aku "kayaknya kagak gitu dah?" dan bikin aku nyap-nyap bacanya. Banyak pernyataan yang aku bantah. Semacam jiwa skeptisku tersalurkan. Mungkin karena faktor U //umur ٩( ᐛ )و// kali ye.

Oh iya! Aku masih gagal paham pas baca tulisannya di akhir, "Mungkin ini akan jadi buku pertama dan terakhir dalam perjalananku menjadi author?". Maksudnye begimane ni? Udahan gitu nulisnya beliau? Duh sayang banget kalo iya, tulisannya bagus padahal. Gaya bahasa penulis asik bet soalnye pas nulis narasi. Terus nulis percakapannya ngalir bet dah kayak aer terjun tertinggi di dunia. Aye terhibur bacanye. Ngapa dah bahasanya jadi rada betawi gini? ( >⩌<)ノ

Rabu, Maret 05, 2025

[Book Review] Pelangi Waktu Malam

Penulis : Bayu Permana, Flara Deviana, Anindya Frista, Innayah Putri
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Ukuran: 20 cm
Halaman : 280 halaman
Cetakan : Pertama, 2025
ISBN : 9786020681115
The Blurb
Empat cerita, empat penulis, empat luka.

Ini tentang empat kisah yang terlambat disuratkan, tentang mereka yang hampir pernah bahagia, tentang impian yang hancur sebelum sempat dibangun, juga tentang pagi yang tak akan pernah tiba.

Sapta mesti menelan fakta bahwa sahabatnya, Tobias, bunuh diri. Padahal Tobias yang Sapta kenal adalah sosok yang penuh hidup. Di dalam surat-surat yang Tobias tinggalkan, dia menuliskan borok mengerikan yang disimpan rapat-rapat dalam dirinya.

Di kisah lain, Ayana melarikan diri ke Bandung setelah menggugat cerai sang suami di hari ulang tahun pernikahan mereka. Di sana, dia bukannya menyembuhkan trauma, malah bertemu Ezra, cinta pertama yang akan mengonfrontasi kisah mereka di masa lalu.

Pada hari jadi mereka yang ke-8, Nalu ditinggalkan kekasihnya, Praya. Kilasan indah masa lalu tak sanggup membuat keduanya menyelamatkan cinta yang setengah mati diperjuangkan. Praya pergi, tanpa pernah tahu apa yang sudah Nalu siapkan untuk masa depan mereka.

Pada cerita terakhir, Hana memberanikan diri untuk duduk di depan kamera, mengulang malam mengerikan yang telah merenggut bagian berharga dari dirinya, dan juga hidupnya. Hana tahu, malam itu mungkin akan memenjarakannya untuk waktu yang sangat lama.

My Thought
Sebelum menceritakan tentang apa bukunya, aku ingin langsung menuliskan pendapat pribadiku setelah membaca buku ini. Aku nggak mau kalian yang membaca review ini langsung mendikte semua tokoh yang ada di bukunya. Rasanya aku nggak cukup tega, kalau kalian menjudge mereka di awal sama halnya aku—keburu kepalang tantrum sama sikap tokoh-tokoh yang ada di buku ini. Kayak gregetan banget sampai pingin teriak di depan muka semua tokohnya "CERITA WOY! DIEM-DIEM, BUBAR GRAK." So sorry emosional lagi, karena benar-benar disayangkan banget! nyesek sampai menembus tulang rusak! ( ˶•ᴖ•) !!

Ada beberapa hal yang aku dapat pelajari dari semua kisahnya. Buku yang bagus adalah buku yang membuat pembaca berpikir dan aku sih YES untuk kasih 5/5⭐ untuk buku sebagus ini. Bukan hanya membuat berpikir, tapi juga bisa merasakan pengalaman yang tokoh alami dalam cerita. Membaca novel mengajari pembaca bagaimana cara hidup karena banyak point of view didalamnya. Book makes you experience life you don't have. So here we go!

1. Semua orang punya tempat amannya masing-masing
Ada sebagian orang terbuka akan kisah hidupnya dan ada sebagian orang yang nggak suka cerita atau ngomong secara gamblang tentang kehidupannya ke orang lain. Aku percaya setiap orang punya ruangnya masing-masing. Mungkin bukan hanya pada seseorang, tapi pada sesuatu yang dia tahu, dia akan merasa hidup bersamanya. Misalnya musik, film, traveling, hewan peliharaan, makanan kesukaan, hobi, atau bisa jadi yang dibutuhkan hanya dirinya sendiri. Menghilang sebentar untuk recharge energy atau ingin cut off juga nggak apa-apa banget. Apapunapapun yang buat kalian merasa nyaman dan aman.

Cara Ayana dalam misi menyembuhkan hatinya dengan cara #KaburAjaDulu hanya membuat masalah berhenti sementara, tapi mungkin itu menjadi jalan terbaik yang harus dilalui terlebih dulu. Sebelum menata hati kembali dan menyelesaikan masalahnya. Kak Flara dalam tulisannya membuat pemahamanku tentang setiap orang butuh waktu untuk mengolah hati seolah tervalidasi. 

2. Terkadang diam menjadi sebuah jawaban
Nggak semua orang punya kemampuan komunikasi yang baik. Nggak semua orang bisa dengan mudah mengutarakan suara hatinya. Sebagian orang dituntut hanya untuk menjadi pendengar, padahal juga punya hak untuk didengar. Sebagian orang lagi hanya bisa diam kayak yang dilakuin Master Limbad. Diam bisa menyembuhkan. Diam juga bisa mengantarkan ke depan gerbang penyesalan, bahkan diam bisa jadi membawa seseorang ke jalan yang buntu. Walau begitu setiap orang punya alasan kenapa memilih untuk diam. Mungkin sebagai upaya menghindar untuk menyelamatkan bukan hanya untuk dirinya sendiri.

Aku dapat memahami bagaimana tiap tokoh di empat cerita ini memilih cara diam untuk menghadapi permasalahannya. Disaat itulah aku tahu penulis bukan hanya menceritakan bagian-bagian kisah tokoh yang ada dalam novel, tapi juga menyeretku kedalam bagian cerita yang mereka tulis (╥‸╥) Silent treatment aku ini sudah ditahap tak tertolong (sebuah pengakuan dosa). Aku tertampar banget waktu baca tulisan Kak Anin di cerita Kilasan, diam akan membawa masalah menguap namun masalahnya nggak akan pernah terselesaikan //CRY, CRY, CRY? (tears baby)// NP: lagu mbak Raye *lah >‸<

3. Jangan sungkan mencari bantuan
Rasanya aku ingin peluk semua tokoh yang ada di novel ini. Dan juga semua orang yang sedang merasa sendirian dalam kesedihannya, karena terkadang aku pun merasakannya. Aku pikir di saat seseorang sedang nggak baik-baik aja, hal pertama yang dibutuhkan bukan ingin dipahami melainkan ditemani bahwa dia nggak sendiri. Afeksi dari seseorang yang dapat dipercaya dalam hidup menumbuhkan rasa aman. Untuk kalian yang berjuang sendiri di luar sana, aku harap kalian segera menemukan bantuan dalam bentuk apapun itu. Aku harap kalian menemukan jawaban—sesuatu yang bisa menenangkan di tengah kekacauan batin dan sesuatu yang bisa menghangatkan perasaan di tengah kecemasan. //sending virtual hug//  ⸜(。˃ ᵕ ˂ )⸝♡

4. Terima kasih untuk tetap hidup
We're just human, it's okay to not be okay! Nggak ada kehidupan yang baik-baik aja. Nggak ada kehidupan yang isinya full sedih-sedihan terus. Adalah benar apa yang di katakan Tobias bahwa nggak ada yang konstan dan mutlak di dunia ini. Termasuk perasaan seseorang. Kadang kalau nggak bisa dapat apa yang kita mau, kita marah dan kecewa karena padahal sudah seberusaha itu. Bilang kalau hidup ini nggak adil. Memang terkadang hidup nggak adil untuk sebagian orang, tapi dari sana kita bisa belajar arti sabar dan punya pengalaman baru. Tapi kadang juga usaha bisa mengkhianati hasil. Ya betul, aku nggak akan nyangkal. Karena aku pun pernah merasakannya kok. Aku dan kita semua pernah merasakan yang namanya senang, sedih, marah, kecewa, lelah, dan perasaan-perasaan lainnya. Mau sehebat apapun orang itu, semua nggak luput dengan perasaan-perasaan manusiawi. Hanya saja cara dan penyebabnya yang berbeda.

Kalau ditanya seberapa puas aku dengan hidupku? Yang aku rasakan sudah merasa lengkap. Aku  merasa cukup untuk semua yang aku punya dan jalani saat ini. Mungkin alasannya karena aku nggak pernah menyesal untuk pilihan yang aku ambil, walaupun nggak sesuai ekspetasi. Tapi di kemudian hari kayak diperlihatkan, kalau keputusan yang aku ambil ternyata apa yang aku butuhkan. Semacam di ingatkan "kalau aku nggak ambil jalan ini, aku nggak akan tau tentang hal ini." Tapi  apa manusia cukup dengan kata cukup? Karena suatu waktu, aku merasa "kok aku kayak jalan di tempat?".

Yang mau aku bilang disini, ayo tetap hidup! karena di saat kita lelah dan ingin menyudahinya, di depan sana semua jawaban sudah menanti, dan kita nggak pernah tahu Tuhan sudah mempersiapkan skenario terbaik apa di kehidupan selanjutnya. Mungkin tangan kita terlalu jauh untuk saling berpelukan, terlalu jauh untuk saling berpegangan, tapi semoga kita semua selalu punya alasan untuk tetap melanjutkan hidup sampai Tuhan yang memanggil dan memeluk kita dengan kasih sayang-Nya  -`♡´-

Jadi begini ke-empat cerita dalam bukunya....
To be Tobias by Bayu Permana
Menceritakan tentang Sapta anak SMA yang menerima kabar kehilangan sahabatnya secara tiba-tiba. Tobias pergi dengan mengakhiri hidupnya sendiri, meninggalkan Sapta dengan segudang tanya. Tobias seorang anak SMA yang nggak nampak murung sebagaimana orang yang mengalami depresi. Tobias teman yang ceria dan ia juga bukan orang yang menutup diri dari dunia luar. Keinginannya untuk menjadi aktor pemain film sudah dibuktikan dengan Tobias memerankan beberapa adegan. Sampai dimana Sapta menerima surat dari Tobias—surat-surat yang dituliskan Tobias sebelum kepergiannya menuju keabadian.
"Kalau lo terima tulisan ini, berarti gue udah nggak ada. Menurut lo, di sini gue harus bilang halo atau selamat tinggal?" - Halaman 28

Kenyataannya Tobias nggak pergi secara tiba-tiba, Tobias sudah mempersiapkan segalanya. Mengutarakan alasan-alasannya dalam surat tanpa ada yang terlewat. Aku nggak bisa nahan tangis ketika baca surat-surat Tobias, mengatur napas, diam sejenak, lalu melanjutkan membaca kembali. Rasanya sangat sesak, sakit, dan aku bisa merasakan bagaimana kesedihan sekaligus kebingungan yang dirasakan Sapta. Sapta kehilangan sahabat absurbnya—ya begitulah penilaiannya terhadap Tobias. Tanpa tahu jika sahabatnya itu menyimpan luka paling dalam. Terkadang ketiadaan menjadi tempat paling aman untuk ditinggali. 

"Gue ngerti kok, perasaan itu bukan sesuatu yang konstan dan mutlak. Pagi-pagi bisa sedih, siangnya bahagia, sorenya sedih lagi. Bisa aja di satu kesempatan kepercayaan diri gue hilang, terus datang lagi, terus jatuh lagi. Nggak tetap. Nggak ada yang tetap." - Halaman 59

Kita Pernah Hampir Bahagia by Flara Deviana

Menceritakan Ayana dan Savian yang menghadapi kegagalan dalam pernikahannya. Ayana menggugat cerai Savian disaat mereka merayakan hari ulang tahun pernikahannya yang ke-6. Tanggal yang dimana menjadi kenangan bahagia, berubah menjadi tanggal yang memilukan bagi keduanya. Aku gregetan banget sama Ayana dan Savian. Pernikahan mereka kurang komunikasi, keduanya malah sibuk adu nasib siapa yang paling tersakiti. Hubungan mereka harusnya masih bisa diperbaiki. SEHARUSNYA. Tapi yasudahlah. Nggak kaget, tapi lumayan bikin nyelekit di hati.

"Kim juga sama menderitanya denganku, tetapi dia nggak mengizinkan dirinya hancur lebur sampai bertindak egois dan mengacaukan hidup orang lain. Sedangkan aku, aku menikmati peran sebagai yang tersakiti." - Halaman 129

Aku bersyukur banget Ayana masih punya Kim, kakak yang menjadi support system Ayana dalam kekalutannya. Namun di lain sisi, kembalinya Ayana ke Bandung mempertemukannya dengan Ezra—cinta pertama Ayana yang hilang bagai ditelan bumi. Mereka bertemu kembali di waktu dan keadaan yang nggak tepat, tapi perasaan keduanya masih sama. 

"Masa lalu tempatnya di belakang, semua salah paham udah clear, artinya, lo dan gue, kita perlu maju buat masa depan." - Halaman 134

Apa kesalahan Savian sampai di gugat cerai Ayana? Bagaimana kelanjutannya Ayana dengan cinta pertamanya? Kalian baca sendiri ya bukunya. Cukup rumit kisah mereka, tetapi setelah membaca keseluruhan isi ceritanya, aku yakin kalian akan bisa memahami dan memaklumi keadaannya.

Kilasan by Anindya Frista

Menceritakan tentang hubungan Praya dan Nalu yang kandas walau 8 tahun bersama. Sebanyak apapun usaha Praya mengingat kebersamaannya dengan Nalu, nggak membuat Praya menghentikan langkah kakinya pergi meninggalkan Nalu. Kisah cinta mereka terlalu rumit, sampai aku binggung mau marah atau nangis dulu bacanya. Jadi Praya sakit, jadi Nalu sakit, pembaca sekarat ૮(˶ㅠ︿ㅠ)ა 

"Praya yang menggebu, dan Nalu yang selalu memberi jeda, seolah dengan begitu masalah mereka akan menguap." - Halaman 155

Kalau ada yang harus disalahin dari kandasnya hubungan Praya dan Nalu siapa, jawabannya NGGAK ADA. Mereka hanya butuh komunikasi yang baik. Bukan hanya hubungannya yang terus di jalin, tapi komunikasi juga nggak kalah penting dan keduanya nggak melakukan itu. Praya kamu nggak salah meminta kepastian dari Nalu dan untuk Nalu aku sangat menghargai segala bentuk usaha yang sedang kamu perjuangkan. 100/10 nyesek banget waktu tahu apa aja yang sudah di korbankan Nalu untuk bisa bersama Praya. Rasanya pingin peluk Praya dan Nalu, pelukan ala-ala Teletubies  (づ•᷄ᴖ•᷅)づ

Pagi yang Tak Pernah Datang by Innayah Putri

Menceritakan tentang Hana yang mencoba keluar dari gelapnya dunia yang orang lain ciptakan dalam hidupnya. Cerita terakhir dari buku ini nggak kalah sakit jiwa seperti ketiga cerita sebelumnya. Semua cerita di buku Pelangi Waktu Malam menampilkan kelemahan sekaligus kekuatan pada setiap tokoh dengan caranya masing-masing. Seperti Hana yang berani mengambil resiko menceritakan kembali kejadian yang membuat hidup Hana nggak berkehidupan selama 5 tahun lamanya. Emir yang mendampangi Hana dalam proses penyembuhan adiknya dari kejadian yang mengenaskan itu. Selama 5 tahun bukan hanya Hana yang hidup dalam kesakitan, namun Emir juga merasakan hal yang sama, karena merasa gagal menjadi kakak yang nggak bisa melindungi adiknya dari orang-orang jahat.

"Dunia tidak berjalan sepraktis itu. Seperti tidak semua tanya memiliki jawaban, tidak semua masalah bisa menemukan jalan keluar, dan tidak semua kegagalan memiliki kesempatan untuk diperbaiki." - Halaman 243

Nggak semua korban bisa speak up, karena beberapa alasan. Entah karena nggak mau membuka luka lama, entah karena nggak pernah punya kesempatan, atau bisa jadi dengan speak up malah menjadi boomerang untuk diri sendiri. Hana beruntung bisa memiliki ruang untuk berbicara mengatakan kejadian yang sebenarnya, walau harus menunggu waktu lama. Hana beruntung karena memiliki Emir di sisinya, Hana beruntung masih ada orang lain yang percaya akan apa yang pernah di alaminya bukan kesalahan Hana. Ah maaf, mungkin aku salah menyebutkan kata beruntung. Bagaimana bisa di katakan beruntung, jika mengingat kejadian yang di alami Hana sangat mengerikan. Apapun itu, aku turut bersyukur dan merasa lega kebenarannya terungkap.

"Bahwa menjadi dewasa kadang mesti melewati proses mengerikan." - Halaman 257

Cerita yang ditulis Kak Naya sukses bikin aku banjir air mata. Alur maju mundur yang digunakan tidak menyulitkan pembaca untuk paham jalan ceritanya. Alurnya mengalir dengan sangat rapi. Akhir kata, kisah Hana memberi gambaran bahwa neraka dunia memang ada.

⋆。‧˚ʚ ❀ ɞ˚‧。⋆

Hidup terkadang bisa bikin kita kewalahan, karena ada banyak hal yang terjadi secara bersamaan. Hidup itu perjalanan panjang yang punya keterikatan. Seperti matahari terbit dan terbenam, seperti gelombang ombak pasang surut, seperti bunga mekar dan layu dan seperti yang lain-lainnya. Aku percaya setiap orang punya pengalaman yang luar biasa di hidupnya, yang bikin seseorang jadi seperti sekarang. Kalau di tanya hal apa yang ngebentuk diriku menjadi versi hari ini jawabannya adalah kepergian ibu. Kematian menjadi kepedihan sekaligus kekuatan bagiku. Memikirkan kematian justru malah menyelamatan aku dari kematian itu sendiri.

Aku selalu senang mendengar cerita-cerita pengalaman hidup orang. Rasanya kayak mentransfer energi, entah energi baik atau buruk efeknya ke badanku. Tapi yang jelas dari cerita-cerita mereka, aku bisa belajar hal baru tentang kehidupan yang belum aku jejaki.

Kalau aku dengan pertanyaan yang sama, hal apa yang ngebentuk diri kalian menjadi versi yang sekarang? Aku akan senang sekali jika ada yang berkenan cerita. Ayo ketemu di kolom komentar ya, luvs!

Jawaban terpilih akan ada hadiah kecil-kecilan dari aku, sebagai bentuk apresiasi aku ke kalian karena sudah berkenan cerita. Akan ada 3 jawaban terpilih yang masing-masing akan kukirim pulsa sebesar Rp. 10.000

Sampai jumpa di hari ulang tahunku, di April mendatang! ٩(ˊᗜˋ*)و

Kamis, Januari 30, 2025

[Book Review] The Simple Seerah - Inilah Kisah Sang Rasul by Asim Khan & Toyris Miah


Penulis : Asim Khan & Toyris Miah
Penerjemah: Berliani M. Nugrahani
Penyunting : M Farobi Afandi
Penyelia aksara: Imam Safi'i
Perancang sampul: Orkha Creative
Ilustrator: Anisa Mohammed
Penata letak: Dwi Nur Rahayu W
Penerbit : Rene Islam
Ukuran : 13 x 19 cm
Halaman : 264 halaman
Cetakan : I, September 2024
ISBN : 978-623-6083-97-0

The Blurb

"Menceritakan tentang kisah Rasullullah saw. tidak hanya perlu pengetahuan, tetapi lebih dari itu: perlu rasa rindu yang menusuk sehingga setiap kata, narasi, dan metamora yang dipilih untuk mengisahkannya masuk ke sanubari pembaca. penulis buku ini memiliki semua kapasitas itu."

- Tasaro GK, Penulis Tetralogi Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan


Nabi Muhammad adalah manusia yang paling berpengaruh dan paling dicintai yang pernah ada di muka bumi. Ucapan dan ajaran yang disampaikan dan dilakukan lebih dari empat belas abad lalu, masih memengaruhi kehidupan miliaran orang di seluruh dunia saat ini.


Buku ini menceritakan awal mula kelahiran Islam. Tentang bagaimana seluruh kota mencoba menghabisi seorang lelaki hanya karena ia mengatakan kebenaran tentang Tuhan dan menyerukan keadilan. Termasuk perlakuan yang adil terhadap wanita dan orang yang terpinggirkan.


Setiap adegan dalam buku ini dikisahkan dengan begitu dekat tanpa sekat. Mengalir seperti novel. Penulis membawa kita hadir dalam setiap momen penting dalam kehidupan Rasullullah dan merasakan perjuangan para pengikut awal ajaran Islam.


My Thought

Untuk sobat muslim mungkin hampir keseluruhan cerita yang ada dibuku ini akan terasa familiar. Tentang bagaimana perjuangan Rasullullah menyebarkan kebenaran agama Islam. Tapi Seerah Nabi yang dikemas dalam buku ini sangat menyenangkan untuk dibaca. Page turner! Ya walaupun aku nggak bisa tamatin baca dalam sekali duduk juga sih. Hehehe~ 


The Simple Seerah, aku paham kenapa diberi judul demikian. Walaupun buku Seerah Nabi ini tidak terlalu tebal, tapi isi yang disampaikan didalamnya sangat padat dan gaya penulisannya mengalir dan mudah untuk dipahami. Pokoknya sobat muslim dibuat enjoy bacanya tau-tau banjir air mata. Kalau aku sih bukan banjir air mata lagi, tapi tsunami air mata. Sampai buku ini jadi korban kena air mataヾ(◞‸◟) 

"Sembahlah hanya satu Tuhan–ada keindahan dalam kesederhanaanya." — 104

Awal-awal Rasullullah menyebarluaskan ajaran agama Islam sangatlah berat dan the real berjuang sampai berdarah-darah. Bukan hanya dicaci maki oleh kaum Quraisy, Rasullullah dilempari kotoran, bahkan dilempari batu hingga terluka, dan masih banyak lagi kekejaman yang dialami Rosullullah dan pengikutnya oleh kaum yang menentang Rosullullah Sang Utusan Allah. Aku sering dengar cerita ini, tapi ketika membaca langsung kisah ini rasa sedih dan sakitnya berkali lipat. Betapa Rosullullah sangat sabar dalam perjuangannya menyampaikan agama Allah. 

"Para sahabat memahami sepenuhnya bahwa tidak ada yang lebih berharga di dunia ini daripada iman, dan diperlukan pengorbanan untuk melindunginya." — 134

Bagian selanjutnya yang bikin aku sesegukan ketika saat membaca dukungan paman Nabi Muhammad yaitu Abu Thalib. Membaca buku ini, aku bisa merasakan betapa Abu Thalib sangat mendukung Rosullullah dengan segenap hati. Pertolongan dan perlindungan Abu Thalib membuat Rosullullah bagai mendapat suntikan semangat untuk terus berdakwah. Namun sangat disayangkan, karena Abu Thalib tetap meyakini agama leluhur sampai akhir hayatnya. Aku juga pernah membaca tentang kisah Abu Thalib dilain sumber bahwa beliau orang yang masuk neraka dengan hukuman ringan. Bahkan sampai menulis ulasan ini pun aku menangis, mengingat setiap momen yang ada dalam bukunya. Ini menunjukkan bahwa penulis berhasil mengemas tulisan dengan baik. Asim Khan dan Toyris Miah mampu mengenal target pembaca yang lebih luas, dengan melahirkan buku Seerah Nabi ini yang diceritakan dalam bentuk novel. Penulis berharap semua kalangan bisa membacanya. Dan ya, aku rasa penulis berhasil juga akan hal itu. Sekalian aku mau pengakuan dosa, aku pernah DNF membaca buku Seerah Nabi yang bahasanya sulit dipahami dengan otak jahiliyahku ini (╥‸╥)

"Abu Bakar mendapat pelajaran berharga mengenai konsep tawakal atau berserah diri kepada Allah. Mereka melintasi padang pasir Arab yang panas, mengetahui bahwa  meskipun tidak ada orang lain disana, mereka tidak pernah sendirian. — 231

Kisah perjalanan Nabi Muhammad dan Abu Bakar ke Makkah menjadi bagian yang paling romantis dalam buku ini versiku. Lagi-lagi aku dibuat menangis sekaligus terharu dalam satu waktu. Banyak pelajaran yang dapat aku ambil dari kisah ini. Tentang bagaimana sikap Rosullullah yang tetap tenang dan percaya akan perlindungan Allah, bagaimana Abu Bakar yang sangat menyayangi Rosullullah melebihi dirinya sendiri, dan tentang bagaimana selalu berbuat baik meskipun terhadap orang yang jahat sekalipun. Allah selalu menyertai orang-orang yang sabar dan berserah diri. Masya Allah, semua tergambarkan dengan sangat baik lewat buku ini.

HUWAAA aku nggak sabar mau ngomongin ini juga!!! Cover dan ilustrasi buku ini JUARAAA PWOOOL. Indah banget~ Tapi aku mau tanya, kenapa ya ilustrasi yang ada didalam bukunya bukan gambar yang berwarna? Kalau pakai ilustrasi warna, itu akan menambah nilai dramatis untuk buku ini. Menurut aku pribadi, sih. Nggak apa-apa harga bukunya lebih mahal untuk menikmati ilustrasi yang memanjakan mata. But it's okay! Aku yakin banyak pertimbangan dari Penerbit kenapa dibuat seperti itu. Aku cuma ingin bilang GOOD JOB dan terima kasih karena aku bisa punya buku dengan cover seelok ini. Bagi pembaca sobat muslim yang suka lapar mata cover ciamik (kayak aku), aku saranin buku ini harus kalian punya jadi penghuni rak buku kalian hohoho ଘ(੭˃ᴗ˂)੭

Rating: 5/5  Can't wait untuk series kedua dari buku ini! 

P.S membaca buku ini akan membuat kita mengenal lebih dekat, mengingat, dan menambah sholawat kita kepada Nabi Muhammad

Senin, Desember 30, 2019

[Book Review] Peony's World by Kezia Evi Wiadji

Judul: Peony's World
Penulis: Kezia Evi Wiadji
Penerbit: Bhuana Sastra
Terbit: 2019
Tebal: 236 Halaman
ISBN: 978-623-216-645-5

Senin, Desember 23, 2019

[Book Review] The Chronicles of Audy 4R by Orizuka

Judul: The Chronicles of Audy 4R
Penulis: Orizuka
Penerbit: Haru
Terbit: Cetakan ketujuh, Juli 2016
Tebal: 320 Halaman
ISBN: 978-602-7742-21-5

Jumat, Juli 19, 2019

[Book Review] Demian by Hermann Hesse


Judul: Demian⁣
Penulis: Hermann Hesse⁣
Penerbit: Semicolon Publisher
Penerjemah: Diandra Rizkyutami⁣
Penyunting: Ayu Yudha dan Mery Riansyah⁣
Desain Sampul: Sukutangan
Tebal: 224 halaman
ISBN: 978-602-6682-47-5

Rabu, Juli 10, 2019

[Book Review] How Come? by Asabell Audida


Judul: How Come?
Penulis: Asabell Audida
Penerbit: Inari
Terbit:  Cetakan Kedua, Juni 2019
Tebal: 320 halaman
ISBN: 978-978-602-6682-45-1

Minggu, Juni 30, 2019

[Book Review] Always with Me by Hyun Go Wun



Judul: Always With Me
Penulis: Hyun Go Wun
Penerjemah: Putu Pramania Adnyana
Penyunting: K.P Januwarsi
Proofreader: Dini Novita Sari
Ilustrator isi: @teguhra
Penerbit: Haru
Terbit: April, 2014
Tebal: 428 halaman
ISBN: 978-602-7742-23-9

Rabu, Mei 29, 2019

[Book Review] Last Love Story of Walden Brothers by Kim Rang



Judul : Last Love Story of Walden Brothers
Penulis : Kim Rang
Penerbit: Haru
Penerjemah: Dimitri Dairi
Penyunting: Selsa Chyintia
Penyelaras aksara: Arumdya Tyasayu
Desain sampul: Elfihusna
Penata sampul: @teguhra
Tebal : 320 halaman
Terbit : Oktober 2018
ISBN : 978-602-5 2547-4-1

Minggu, Mei 26, 2019

[Book Review] Secretly Married by Forgottenglimmer


Judul: Secretly Married
Penulis: Forgottenglimmer
Penyunting: Adeliany Azfar
Penerjemah: Airien Kusumawardani
Proofreader: Titish A.K
Desain cover: Dwiasih Anissa Fitriani
Penerbit: Haru
Terbit: Februari, 2018
Tebal: 328 Halaman
ISBN: 978-602-6383-44-0

Minggu, Mei 19, 2019

[Book Review] You Are The Apple Of My Eye by Giddens Ko


Judul: You Are The Apple Of My Eye
Penulis: Giddens Ko
Penerjemah: Stella Angelina dan Fei
Penyuting: NyiBlo
Proofreader: Dini Novita Sari
Cover Designer: Dedy Andrianto
Ilustrasi Isi: @teguhra
Terbit: Maret 2016
Penerbit: Penerbit Haru
Jumlah Halaman: 350
ISBN: 978-602-7742-28-4

Blurb

Kau sangat kekanak-kanakan – Shen Jiayi

Sedikit pun kau tidak berubah, nenek yang keras kepala – Ke Jingteng

Semua berawal saat Ke Jingteng, seorang siswa pembuat onar, dipindahkan untuk duduk di depan Shen Jiayi, supaya gadis murid teladan itu bisa mengawasinya. Ke Jingteng merasa Shen Jiayi sangat membosankan seperti ibu-ibu, juga menyebalkan. Apalagi, gadis itu selalu suka menusuk punggungnya saat ia ingin tidur di kelas dengan pulpen hingga baju seragamnya jadi penuh bercak tinta. Namun, perlahan Ke Jingteng menyadari, kalau Shen Jiayi adalah seorang gadis yang sangat spesial untuknya.

Karena masa mudaku, semua adalah tentangmu…

Review

Kisah ini berawal dari dua remaja yang memiliki sifat saling bertolak belakang. Shen Jiayi, dikenal sebagai siswi yang cerdas dan berprilaku baik. Semua teman-temannya menyukai Shen Jiayi, bahkan beberapa teman laki-lakinya memiliki rasa suka kepada Shen Jiayi. Ke Jingteng, dikenal sebagai siswa  yang sering membuat onar di kelas. Tidak jarang Ke Jingteng mendapatkan hukuman dari guru-gurunya karena ulah nakalnya di kelas. Salah satu hukuman yang diberikan kepada Ke Jingteng adalah ia harus pindah tempat duduk di depan Shen Jiayi. Ketika teman laki-laki sekelasnya berusaha keras agar dilihat oleh Shen Jiayi, Ke Jingteng memperlihatkan rasa tidak suka kepada Shen Jiayi. Awalnya, Ke Jingteng menilai Shen Jiayi orang yang terlalu mencampuri urusannya.

"Meskipun kalian saling menyukai, tapi tidak mungkin pacaran terus-menerus. Kalau tahu dari awal akan putus, mengapa mau berpacaran sejak dini? Bukankah seperti ini menjadi tidak berarti?"

"Kau kan tahu suatu saat pasti akan mati. Kalau begitu, kenapa tidak mati sekarang saja?"

"Itu adalah dua hal yang berbeda. Kau sangat kekanak-kanakan." - 83

Sama halnya dengan Shen Jiayi, ia tidak suka dengan sikap kekanak-kanakan Ke Jingteng. Terlebih lagi dengan sikap Ke Jingteng yang sering membuat kehebohan di kelas dan sama sekali tidak peduli dengan nilai sekolahnya yang masuk daftar hitam.

Tapi Shen Jiayi mendapatkan tugas dari gurunya untuk membantu Ke Jingteng memperbaiki nilai-nilai cowok pembuat onar itu. 

Mau tidak mau. Suka tidak suka. Ke Jingteng tetap mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh Shen Jiayi.  Hal itu membuat Shen Jiayi dan Ke Jingteng terbiasa menghabiskan waktu bersama. Ke Jingteng ternyata masuk dalam daftar cowok yang menyukai Shen Jiayi. Terlambat menyadari bahwa ia menyukai Shen Jiayi, Ke Jingteng sangat berusaha untuk mendapatkan perhatian Shen Jiayi dan berusaha agar Shen Jiayi juga menyukainya.

"Putus hubungan hanya butuh keputusan sepihak, tetapi untuk bersama, harus ada kesepakatan bersama." - 65

You Are The Apple Of My Eye, menceritakan tentang perjuangan Ke Jingteng dalam memikat hati gadis yang disukainya. Shen Jiayi siswi yang cerdas dan bersikap baik pada siapapun membuat Ke Jingteng siswa yang tadinya tidak memiliki semangat belajar dan selalu membuat onar di kelas berubah menjadi siswa yang teladan. Ke Jingteng mampu mengubah dirinya karena cinta.

Dalam novel YATAOME ini pembaca akan belajar berbagai bentuk perjuangan cinta yang bisa dilakukan, karena bukan hanya Ke Jingteng saja yang menyukai Shen Jiayi. Salah satu saingan terberat Ke Jingteng adalah A He, ia memiliki peluang besar dalam menarik perhatian Shen Jiayi, karena A He siswa cerdas dan selalu tahu bagaimana cara membuat obrolan dengan Shen Jiayi. Sedangkan Ke Jingteng harus membuat kiat-kiat dalam mendekati Shen Jiayi agar sebisa mungkin terlihat natural.

"Ketika saatnya Shen Jiayi tahu bahwa aku juga menyukainya, ia pasti akan terharu saat mengetahui aku diam-diam menunggu dan mati-matian rajin belajar hanya supaya bisa dekat dengannya." - 163

YATAOME memiliki jumlah halaman yang cukup tebal untuk membahas satu konflik di dalamnya. Giddens Ko mampu membuat konflik tidak melebar kemana-mana. Konfliknya mampu membuatku bertanya "Kapan perjuangan Ke Jingteng selesai?" Jujur saja, aku sempat capek karena di tarik ulur oleh penulis, berulang kali.

Untuk endingnya? Heu!
Aku cuma mau mengutip lirik lagu dari penyanyi Indonesia "TERLALU SADIS CARAMU..."

Akhir kata, sepertinya aku akan membaca M-Novel dari Penerbit Haru yang lainnya.

Minggu, Mei 12, 2019

[Book Review] The Heartbroken Heartbreaker by Sam Madison


Penulis: Sam Madison
Penerjemah: Brigida Ruri
Penyunting: Titis Wardhana
Penyelaras Aksara: Arumdyah Tyasayu
Desain Kover: Marla Putri
Layout Kover: @ryanologi
Penerbit: Haru Media
Tebal: 424 Halaman
Cetakan: Pertama, November 2017
ISBN: 978-602-2383-31-0

Blurb

“Kenapa kau bersama Seth Everett?” tanya Cedric. “Kau tahu cowok macam apa dia.”
“Oh, jangan khawatir.” Aku menghardik mantan pacarku itu. “Kau sudah membantunya menghancurkan hatiku lebih dulu.”

Kemarin malam, Seth tiba-tiba menawarkan bantuan kepada Kyla untuk membalas dendam kepada Cedric. Cedric memang tidak menyukai Seth. Mungkin itu ada hubungannya dengan reputasi Seth yang suka gonta-ganti pacar.

Kyla juga tidak menyukai Seth. Namun tawaran itu terus-menerus ada di kepala Kyla. Jika ia bisa membalas Cedric yang memutuskannya demi sahabatnya... mungkin rasa sesak di dadanya bisa berkurang.

Review


The Heartbroken Heartbreaker, menceritakan tentang luka yang dialami oleh ketiga tokoh; Kyla Evans, Seth Everett, Cedric Walter. Kyla, yang patah hati karena di putuskan oleh Cedric ketika hubungan mereka baik-baik saja, ketika Kyla merasa tidak melakukan hal yang salah. Seth, yang terseret dalam gelombang masa lalunya mencoba keluar dari bayang-bayang masa lalu dengan melabuhkan hatinya ke orang baru. Cedric, yang menutupi rahasianya dengan memilih memutuskan Kyla agar sebisa mungkin tidak menyakiti seseorang yang dicintainya.

Kisah ini diawali dengan Kyla yang patah hati karena putus sebelah pihak. Kyla tidak mengerti kenapa Cedric mengakhiri hubungannya begitu saja. Kyla meminta penjelasan kepada Cedric, tapi yang Kyla dapat hanya jawaban yang makin membuatnya bertanya-tanya. Tidak ada masalah apa pun antara Kyla dan Cedric, hubungan mereka baik-baik saja. Bahkan Kyla sudah mempersiapkan hadiah ulang tahun untuk Cedric. Belum sempat Kyla memberikan hadiahnya kepada Cedric, hubungannya sudah berakhir. Hal itu membuat Kyla mengurungkan niatnya.


Kyla berusaha sebisa mungkin mengobati rasa patah hatinya dengan merubah penampilan. Kyla berusaha agar tidak terlihat seseorang yang patah hati karena hubungannya berakhir. Kyla mencoba menerima keadaan yang harus di jalaninya, tanpa Cedric di sisinya lagi. Ketika Kyla mulai terbiasa dengan kehidupannya tanpa Cedric, ada sosok baru yang menawarkan bantuan untuk membalas Cedric. Seth, seseorang yang baru dikenal Kyla yang menawarkan bantuan menjadi pacar palsu untuk membalas Cedric. Awalnya Kyla menolak tawaran yang tidak masuk akal itu. Tapi disisi lain Kyla juga sangat penasaran dengan alasan Cedric memutuskannya secara tiba-tiba. Dengan alasan itu, akhirnya Kyla menerima bantuan dari Seth.

"Kalau kita mau melakukan hubungan-palsu ini bersama-sama, maka aku ingin tidak setengah-setengah. Aku tidak bercanda  sewaktu aku bilang aku ingin tahu tentangmu, jadi tolong berhentilah keras kepala." - 58

Selama menjalankan hubungan palsu Kyla dan Seth mulai menjadi dekat dan mengenal satu sama lain. Kyla mengenal sisi lain dari Seth yang dikenal heartbreaker di sekolah, lebih dari itu Seth seseorang yang kadar kepekaannya sangat tinggi. Seth selalu tahu apa yang sedang dirasakan Kyla atau apa yang Kyla butuhkan dan Seth ada disana ketika Kyla membutuhkan seseorang tanpa Kyla minta. Sedangkan Seth, mengenal sisi lain dari Kyla yang ternyata hanya memakai topeng untuk menutupi luka yang diberikan dari mantan kekasihnya.

"Aku kesal karena kau selalu dan selalu, menyangkal semuanya. Level penolakanmu luar biasa tinggi untuk memercayai kebohohongamu sendiri." - 190 

Ya, Kyla memang memakai topeng setelah hatinya di patahkan. Kyla tidak ingin merasakan sakit yang sama untuk kedua kali, oleh karena itu Kyla harus memiliki pertahanan agar tidak dibuat terluka untuk hal yang sama.

Kebersamaan yang telah Kyla dan Seth jalani selama beberapa minggu membuat keduanya mulai dekat dan terbiasa atas kehadiran satu sama lain. Kedekatan Kyla dan Seth mampu mengobati luka yang dimiliki Kyla dan mampu membuat Seth sedikit menghapus bayang-bayang masa lalu Seth yang sejak lama sulit dihapus dari ingatannya.

"Itu membuatku takut karena kau selalu tahu apa yang bisa membuatku senang. Kau selalu tahu apa yang harus kau katakan di saat aku sendiri tidak tahu apa yang kurasakan. Semua itu membuatku takut, karena kau selalu tahu segalanya." - 191

Ketika keduanya hampir tidak memiliki jarak, kenyataan baru membuat Kyla dan Seth harus menghadapi bahwa ternyata mereka tidak sepenuhnya terbebas dari masa lalunya masing-masing. Kyla akhirnya mengetahui alasan sebenarnya Cedric memutuskannya dan hal itu membuat Kyla menyadari bahwa Kyla masih mencintai Cedric. Sementara Seth, sudah terlebih dulu menyadari bahwa Seth masih ada dalam gelombang masa lalu yang tidak pernah bisa Seth lupakan dan memilih ikut masuk kedalam gelombang itu, lagi.

"Aku menyukaimu, Evans. Sungguh. Tapi aku tidak cukup memercayai diriku sendiri untuk tidak menyakitimu." 312

Rate: 4.5/5 

Ini pengalaman pertamaku membaca novel Filipina terbitan Penerbit Haru, karya Sam Madison ini menceritakan tentang kisah anak remaja sehingga konfliknya tidak terlalu  berat sebenarnya. Tapi penulis membuat novel ini memiliki kisah yang complicated, sehingga cukup mengaduk-aduk perasaan pembaca. Konfliknya tidak seputar tentang percintaan saja, namun di balut dengan kisah persahabatan yang retak, bertemu teman-teman baru, dan keluarga yang tidak utuh. Serta percakapan antara Kyla - Seth, Kyla - Cedric mampu membuatku mengulang kalimat demi kalimat.

Apa rahasia yang dimiliki Cedric dan apa yang membuat Seth sangat sulit melupakan masa lalunya? Kalian yang penasaran dengan jawabannya sila baca novelnya. Aku sangat merekomendasikan novel ini ke kalian!

Good news~ The Heartbroken Heartbreaker lagi ada diskon 40% di shopee Penerbit Haru^^/

Ini linknya: penerbitharu 
Happy shopping, luv!

Rabu, Mei 01, 2019

[Blogtour + Giveaway] Dear Oppa by Borassaem & Deirikaa


Judul : Dear Oppa
Penulis : Borassaem
Penerbit : Inari
Ilustrator : Deirikaa
Tebal : 156 halaman (Full Colour)
Terbit : Februari 2019
ISBN : 978-602-6682-40-6

오빠그거알아요? 오빠덕분에제인생이바꼈어요. 예전에우울한사람이지만오빠덕분에밝은사람이됐어요.

Oppa geugeo arayo? Oppa deokpune je insaengi bakyeosseoyo. Yejeone uuran saramijiman oppa deokpune balgeun sarami dwaesseoyo.

Apakah Oppa tahu? Karena Oppa hidupku berubah. Dulu, aku adalah orang yang murung tapi karena Oppa aku menjadi orang yang ceria.

Buat kamu, yang saking sukanya sama K-Pop Idol, pernah nggak sih pengin nulis fan letter untuk bias tersayang? Apalagi kalau pakai Bahasa Korea, pasti kemungkinan untuk di-notice lebih besar, kan?

Nggak usah takut buat mulai belajar! Buku ini akan membantumu untuk mengungkapkan terima kasih, permintaan maaf, dukungan, dan mungkin harapanmu pada bias-mu.

Salam,
@Borassaem

P.S

Buku ini full colour dan ada ilustrasinya oleh @deirikaa Buat yang nggak suka belajar, jangan khawatir, nggak bakal ngantuk kok. Ada contoh surat-surat lucunya juga^^

***

Korean in your area~

Dear K-Drama lovers & K-Popers, pernah kepikiran kepengin terbebas dari yang namanya terjemahan waktu nonton nggak sih? Maunya fokus nonton ke Oppa atau Eonni yang jadi bias kalian aja tapi tetep ngerti apa yang diomongin :"D

Kalau aku sih mau banget! Kadang waktu nonton fokusnya lebih ke terjemahannya karena nggak ngerti apa yang diomogin, kalo-kalo mau lihat ekspresi bias yang seperti nggak punya pori-pori itu biasanya ngulang nonton. Jadi kerjaan dua kali haha

Nah, disini aku mau kasih tahu ke kalian caranya gimana. Caranya... belajar!

Iya, belajar. Belajar buat kamu yang tadinya nggak tahu jadi tahu, yang awalnya nggak bisa jadi bisa. Kuncinya tetap semangat dan terus latihan. Contohnya Kak  Debora Gabriella a.k.a @borassaem, yang selama 8 tahun belajar Bahasa Korea secara otodidak sampai akhirnya menulis buku Dear Oppa. Daebak banget kan!

Nah, disini aku akan mengulas buku Dear Oppa. Sebelumnya, aku sangat berterima kasih kepada Penerbit Inari karena sudah berbaik hati memberikan kesempatan kepadaku untuk membaca buku sebagus ini. 감사 합니다  :")
"Terima kasih telah membaca tiga bab awal~ gimana? udah mumet belum? Hihihi..." - 48

KYAAA~ ini pertanyaan kok pas banget! Pas karena selesai baca ketiga bab awal kok susah banget yha belajar bahasa Korea; harus ingat huruf hangeul dan cara bacanya, belum lagi harus tahu juga artinya. Eits! Walaupun belajar bahasa Korea itu susah tapi kalian nggak akan bosan deh kalau belajarnya pakai buku Dear Oppa, karena membaca buku ini kalian akan merasakan sensasi diajarkan secara langsung oleh penulis @borassaem karena bahasa yang digunakan dalam buku sangat mudah dipahami dan yang paling penting materi yang ditulis dalam buku to do point! Nggak cuma sampai situ, kalian juga akan betah belajar karena setiap lembar bukunya ada ilustrasi karya @deirikaa yang super duper lucuuu.

Seperti penulis yang mengutip kalimat orang Zimbabwe, aku pun sama mau mengutip kalimat itu... "Practice makes perfect". Jadi, buku setebal 156 halaman ini, nggak cuma dipenuhi dengan materi-materi doang. Tapi, ada latihan diakhir setiap babnya. Nah, dibagian ini aku malah excited banget! Penulis dan ilustrator buku Dear Oppa tahu banget cara belajar yang menyenangkan itu seperti apa. Ketika latihan menulis huruf hangeul, aku kesulitan mana huruf yang harus ditumpuk dan mana yang nggak, untung kertas bukunya tebal coba kalau tipis mungkin sudah bolong karena kebanyakan dihapus.

Buku ini sangat ku rekomendasikan untuk kamu yang mau memberitahu rasa sayang yang sudah terpendam lama dari lubuk hati yang paling dalam dengan cara menulis surat kepada biasmu dan pastinya buat kamu yang memiliki keinginan menonton konser secara langsung bias-bias kamu nanti. Let's study! Hwaiting!

Semoga setelah belajar bahasa Korea dengan membaca buku Dear Oppa, aku nggak lagi jadi emoticon team garis keras ketika biasku posting fotonya di media sosial tanpa tahu caption apa yang ditulis dan nggak bergantung bantuan see translation lagi.

Tertarik buat baca buku Dear Oppa? Pas banget ni buat kalian yang kepengin baca buku ini, karena Promo Ramadhan di shopee Penerbit Haru masih berlangsung. Kalian bisa beli buku Dear Oppa dengan diskon 30%~ Sila kalian klik link ini: penerbitharu ^^

Pada kesempatan ini aku nggak cuma menuliskan review, tapi memberikan kebahagian untuk teman-teman yang mengikuti giveaway ini di blogku.

Okay, baca baik-baik ya persyaratannya:

1. Follow akun media sosial Penerbit Inari Instagram/Twitter dan like Fanpage Penerbit Inari (Boleh pilih salah satunya)
2. Follow blog ini via GFC/Google +/E-mail (Optional)
3. Follow akun Instagram/Twitter @yulianipatty (Optional)
4. Share info giveaway ini di media sosial yang kalian miliki boleh Instagram/Twitter dan jangan lupa mention aku
5. Meninggalkan komentar di blog ini dengan mencantumkan nama, akun media sosialmu yang digunakan untuk share info giveaway ini dan jawaban
6. Periode giveaway mulai tanggal 02 Mei - 05 Mei 2019.

Pertanyaan 
Sepanjang membaca Dear Oppa sampai menulis review ini, aku dengerin lagu Home dari BTS. Entah udah berapa ratus kali di ulang terus lagu ini hehe. Coba kalian rekomendasikan lagu favorit kalian ke aku ya!

Satu pemenang beruntung akan mendapatkan hadiah berupa Refil Agenda Emerald Green Label dan Keychain (random) Penerbit Haru Grup.


Good luck, luv!

Kalian juga bisa membaca review buku Dear Oppa dan buku BTS Seasons of Love di kakak-kakak blogger lainnya. Alamat blognya sila kalian lihat banner di bawah ya, luv!


Happy reading, luv! ^^
 
Designed by Beautifully Chaotic